Laman

Minggu, 21 Februari 2010

Aku mencoba selalu untuk bisa bukan tidak bisa. Hanya satu yang aku takutkan untuk sekarang yakni, diriku menjadi sombong. Aku mencoba tetap tersenyum apa yang terjadi meski pedih hatiku, meski tak tahan ku terima pukulan yang sangat menyakitkan, dan meski harus ku relakan apa yang berharga untukkku. Seperti yang aku ungkapkan "Selalu tersenyum, jangan hapus senyum dipipi orang lain karena diriku tak tersenyum".

Ku sadari apa yang kucari selama ini tidak untuk jangka panjang. Namun logika ku juga bersua, kepuasan batin dan kebahagian orang lain itulah nilai lain yang ku temukan dari apa yang kucari. Kebahagian yang ku ingin bukan hanya untukku melainkan untuk mama yang selalu merasa apa yang ku cari ini salah.
"Ma, ku berusaha untuk lebih baik menjadi anak yang berguna untuk semua orang."

Untuk Bapak.

"Ku ingin menggantikan bapak yang bisa menghidupi keluarga, Janah mau bapak istirahat, janah selalu coba untuk menjadi anak yang baik hingga nanti janah bisa kasih kebahagian buat bapak dan mama"

Untuk kakakku semuanya.

"Adikmu ini selalu berusaha menjadi orang yang bisa berhasil didunia maupun diakhirat, makasih kak dukungannya."

Untuk semua orang yang telah mencemohkanku.

"Makasih, cemohan kalian menjadi luka dalam hatiku hingga memaksaku untuk terus maju tanpa langkah stop."

Untuk semua orang yang janah kenal.

"Kalian semangatku juga."

Makasih untuk semuanya aku selalu berharap langkah demi langkah, rintanagn demi rintangan, dilema demi dilema, luka demi luka, bahagian demi bahagia, dan tangis demi tangis, Aku bisa lewati dan berakhir keberhasilan.

(Semangat, Janah kamu pasti bisa)

Jumat, 19 Februari 2010

Semua orang selalu ingin sukses tanpa kesalahan. Mungkin itu juga yang aku inginkan. Siapa yang tidak mau diberi kesan baik. Aku juga mau.

Hari ini. Aku berfikir bakalan menemukan jati diri. Dari seorang Nurjanah kelas 1 sma yang memiliki cita-cita segudang. Sikap sombong yang selalu menjadi pantangannya.

http://www.facebook.com/note.php?saved&&suggest¬e_id=315915018826

Kamis, 18 Februari 2010



:: Ini pertama kalinya aku liputan band yang lagi naik daun yakni, Wali band.
Aku benar-benar gugup dibuatnya. Bukan hanya kerena mereka, melainkan aku duduk berdampingan dengan wartawan-wartawan yang sudah senior dan benar-benar suaraku didengar oleh orang-orang yang tidak pernah ku kenal sebelumnya. Namun, Tidak apalah hal yang luar biasa. Pengalaman yang sangat berkesan dan tidak akan bisa ku lupakan.

Terus maju Pantang mundur

Minggu, 14 Februari 2010

Di tengah kehidupan modern yang penuh kisah dan semua berlomba untuk menuliskannya, sempat membuat saya terbingung sendiri dengan kenyataan yang hadir sekarang namun dalam kisah ini saya hanya ingin mengungkap sebuah kesaksian yang penuh pesan nyata yang hadir ditengah kehidupan. Dari sebuah gambar cerita mungkin dapat membuka mata kita betapa indah pesona yang harus kita jaga dan betapa indahnya juga hati yang harus kita pelihara.

Hadir seorang gadis nan cantik. “Bukankah dia hanya seorang gadis biasa”, tunjuk seorang pria kepada gadis itu. Gadis itu hanya tersenyum pada sang pria.
Gadis yang nan lugu. Bukan lugu dibuatnya namun itu yang benar ada pada dirinya. Dia memang benar hanya seorang gadis biasa bagi orang yang yang tak mengenalnya setelah satu kalimat terucap bukan main menggetarkan semua hati para kaum adam.
Karena itu, hanya senyuman yang bisa ia beri meski itu memberi arti lebih. Ia takut untuk berucap lagi.
Tidak ada yang luar biasa sebenarnya dari ucapan sang gadis tersebut hanya argumen yang dia luapakan semua tanpa rekayasa dari sebuah semangat kehidupan mengejar apa yang ia cintai di dunia ini.
Namun entah kenapa kaum adam begitu terpesona. Si gadis sebisa mungkin mencoba unutk menjaga.
Namun kesalahan gadis itu. Cinta yang sudah terlanjur luar basa ia berikan pada mimpinya itu. Sampai-sampai detiknya dalam kehidupan berfikir untuk membaca kehidupan. Karena dia juga tak pernah menyiakan pengalaman yang ada dalam hidupnya tersebut.

Pada suatu ketika gadis itu menemukan sebuah pulau yang sudah berpenghuni dia berfikir ada kunci disana yang terpendam dan bisa ia gunakan untuk membuka pintu-pintu mimpinya yang terkunci. Dia hanya berjalan masuk sampai bibir pantai saja. Tak ingin dia masuk lebih dalam karena dalam pulau itu penuh dengan kebahagian yang sebenrnya hanya terkaannya saja.
Gadis itu memiliki pemikiran yang panjang selalu penuh pertimbangan hingga entah kenapa kali ini dia berfikir tidak akan masuk lebih dalam pulau itu.

Namun khilaf masih datang ketika dalam sebuah ketidak sadaran bersandar dalam batinnya. Namun gadis itu bisa koreksi sendiri kehidupannya karena ia selalu membuat point-point kehidupannya dapal sebuah tulisan yang tak pernah mungki kita baca hanya ia sendiri yang menydari keberadaaan catatan kecil kehidupannya.

Saat malam menjelang ia hanya mengamati sesaat lalu ia pergi namun ada masalah yang menerpanya badai besar di depan sana membuatnya tertaih-tatih berjalan sepanjang bibir pantai dengan penuh kebingungan dalam hatinya namun ia terus berjuang berusah tetap tenang berharap menemukan sebuah batu besar yang ada dibibir pantai agar ia dapat berlindung. Namun seolah pulau itu tak ingin gadis itu pergi, badai yang tak berkesudahan memaksanya untuk memilih. Bertahan ditengah kebimbangan ataukah masuk kepulau itu dan berfikir tak ada siapapun dipulaui itu. Namun tak bisa kalau dia harus masuk kedalam pulau itu untuk berlindung, ia tak bisa masuk melanggar komitmennya dan pemikirannya. Jika ia masuk ke pulau itu semua karena paksaan jika gadis itu ingin selamat dari badai besar dan ia pun benar-benar bisa mencari kunci pintu mimpinya yang terpendam dipulau itu.

Namun jika ia terus berdiri di bibir pantai ada dua tantangan yang harus dia ambil:
1. Bertahan, badai itu berhenti dan ia tetap memiliki harapan mendapatkan kunci pintu mimpinya di bibir pantai.
2. Badai akan menggulungnya dan entah ka tak bisa menemukan apapun.

Atau ia berenang meninggalkan pulau itu dan segera kembali ketempat peristirahatannya ang sangat tenang.

Pilihan yang amat tersulit unutk gadis itu. aku juga masih menunggu ketegasan gadis itu untuk memilih.

Luar biasa bukan seorang gadis yang yang berfikir sejauh ini.

Semoga kita bisa menentukanpilihan terbaik. dan dari kisah yang kurang jelas ini kita bisa mengerti. __________________________________________-
Aku lelah

Minggu, 07 Februari 2010

Ku coba lebih sabar, ku coba untuk lebih mengerti, ku coba untuk berani dan ku coba untuk terus bertahan.
Kurasakan tak seburuk yang ku pikirkan.
Ya. bisa ku ambil hikmah dari semua tragedi yang lalu. Ternyata aku memang tidak harus berburu-buru memutuskan satu pilihan. Aku harus lebih mengerti dan menerima pahit atau manis dari semua pristiwa ada hikmah yang ku rasakan yang ku wajb petik.
________________________________________________________________________________________________________________________

Jika ku menangis dihadapan sang pencipta diriku
jika ku meminta pada sang pencipta diriku
jika ku berkisah dengan sang pencipta diriku

Aku merasakan hal yang sungguh menakjubkan
tak mudah untuk bisa dipercaya namun inilah yang luar biasa
ku bisa berfikir
untuk menjalani segalanya
tak ada kata menyerah dalam pilihan yang ku ambil kali ini.
KU COBA

Cinta yang abadi dalam hidupku
cinta kedua orang tua ku
dan cinta Allah kepadaku yang benar sangat luar biasa

Ya Rabb,
Hadirlah dalam hati ku selalu
berilah cinta selalu untuk ku
jadilah matahri yang selalu ada
Di sempajang usia ku sampai nanti ku
Terpejam dan datang menemui Mu

Ya Rabb,
Ajarilah aku untuk mencintai Mu dengan setulus hati
Ajarilah aku untuk lebih mencintai Mu daripada sekarang
Dan Ajari aku bagaimana untuk ada di samping Mu kelak
Menjadi wanita yang beruntung dunia maupun akhirat

Kamis, 04 Februari 2010

d'jae kembali lagi. benar betapa bahagianya hari ku dengan senyum-senyum dja3.
Ayo, Dja3 terus berjuang...
menambah semangat baru dja3 itu hee...

_____________________________________________________________________________
aku gak tau harus bahagia atau gimana yang penting dia sampai sekarang gak ada kabar. Aku kangen sama omelannya, aku kangen sama motivasinya, aku kangen dengan keseriusannya yang menyebalkan, aku kangen dengan semangat yang jika ada kontek dengannya selalu ia hadiahkan sebingkisan semangat untuk aku dan aku kangen dia hadir dalam mimpi ku. Lama sudah tak jumpa membuat aku kangen tak terhitung. Entah kemana, sudah ku ku bilang sikapa acuhnya membuat aku terkadang sakit.
Namun sikapnya yang selalu membuat ku bersemangat melangkah di setiap proses yang ada...

________________________________________________________________________________

Jika aku ada bukan untuk seorang
jika aku tak ada itu untuk kalian
jika hadir ku disini untuk meunggu
siapa yang ku tunggu
kalau bukan kamu
langkah demi langakah
proses demi proses
semua ku lalui
dengan semangat yang kau beri
Mimpi demi mimpi ku coba yakinkan diriku
aku bisa

mendapatkan yang ku mimpikan jika aku bersemangat untuk meraihnya dan selalu berusaha dan berdoa
tantangan hidup tidak pun di mimpi namun di kisah cinta yang semua ku sambungkan dalam satu paduan yang tergabung juga menjadi mimpi dan ku coba melangkah di satu temoat unutk mendapatkan pandangan dari segala arah.

Selasa, 02 Februari 2010

Males banget rasanya untuk masuk kelas. Entah kenapa semua itu berubah semenjak aku memilih pilihan yang seharusnya tidak ku pilih agar ke adilan itu tetap tersirat dalam keals yang egois selalu merajai.

Aku harus bisa memilih sekarang. Jika ku harus memilih kelas ku bisa raih mimpi ku namun belum tentu diluar sana. Lalu jika ku memilih di kuar sana berarti ku meninggalkan salah satu mimpi ku. jika ku memilih keduanya, aku harus rela membuat diri ini sibuk. Mungkin juga aku bisa menyeimbangkan kebutuhan batin ku.
hee...batin kaya apa aja yah..
Ya, tapi kalau ku bilang sieh kebutuhan batin karena aku buth kebahagia meski sedikt bisa ku rasakan. tapi sekrang hanya ada omongan buru yang selalu ku terima yang jadi membuat ku lemah.

Aku tidak mau bertopeng dalam rasa keberanian namun nyatanya aku renta letih. Aku selalu mencoba untuk menjadikan motivasi semua omongan mereka namun nyatanya itu membuat ku jatuh dalam ketidak beranian. Sulit sekarang kurasakan semangat yang mengegebu-gebu. Komentar oedas yang terallu berlebihan membuat ku jatuh padahal nyatanya itu bagi ku tak perlu di bincangkan lagi. bukan membuat ku menjadi sesuatu yang lebih baik lagi tapi sebaliknya. Sakit banget sih kalau berdiri ditengah kumpulan manusia yang selalu ingin di atas tanpa ada semangat yang dia lontarkan.

Lebih baik ku dia tanpa bahasa jika satu kata yang ku ucapkan menjadi dosa bagimu.
Lebih baik mungkin ku pergi jika setiap gerak ku pun bisa menjadi dosa bagimu.
lebih baik ku tak ada lagi biar tinggal nama saja. lalu ku tak dengar lagi lontaran omong kosaong mu itu.
Bagaiman mungkin ini lebih baik dari pada aku ada hanay menjadi bahan omongan mu saja.

begitulah teman yang baik selalu ngurusin urusan temannya daripada urusannya sendri. jadi jangan salahin siapa-siapa kalau hidupnya tak pernah di jauhin maslah...

"semakin tinggi pohon, semakin banayk angin yang meniupnya"
Apa yang bisa dibanggakan jika di bangun dari rasa kesomobongan dan rasa kebesaran yang amat ingin di hormati banyak pihak.

Sudah aku bisa percayai lalau kini berhinat pula. Menjadi sumber maslah dalam hidup ku. Entahlah Z mau apa. Aku gak pernah tau apa yang dia mau dan apa yang di maksud.
Aku tak pernah sependat bagiku dia hanya egois tak ada nama yang bisa membuatnya bisa lebih di hormati. Sekarang ku gak ngerti otaknya tersumbat apa. Munafiknya sudah nampak di telinga ku terdengar dan ku masih mencari untuk melihat kemunafikan yang ia ciptakan itu.

Aku kesal, Aku marah, Aku kecewa. Itulah perasaan ku saat ini. Saat ku sudah tersenyum bahagia mencoba melepas beban ku. Memang tidak ada pengaruh nyata di hadapan ku namun di akhir sangat berpengaruh dengan ku.

>>>
Aku bahagia banget punya teman baru farah dan aulia.
aku lebih tertarik dengan farah karena dia hobi membaca. aduh bahagianya...
Andai aku bisa sahabatan ama dia indah mungkin...
Nikmah, putri, dinda, aulia, farah, janah, nindi.
Wah, pasti bahagia banget yah... punya sahabat...
jd'pafn2
the grils skill
hahahaha...aneh...aneh ajah ide...

Moga ajah aku bisa sahabatan ama mereka semua,,.

Senin, 01 Februari 2010

Benarkan apa yang ku ceritakan yang lalu. Saat dia hadir dalam dunia nyata ku dengan serius. aku tak pernah ada rasa apapun hanya dia orang yang ku kagumi.
memang ini hal yang baru aku temukan dan lebih tepatnya benar ini aku yakin dengan rasa ini dan ungkapan ku.
lucu yah...

Hidup-hidup...memang indah. Insya Allah aku bisa mewujudkan semua yang ku impikan semuanyaaa...

Janah bagimana kamu harus keluar dari rubrik masalah mu?
Janah seperti apa kamu berfikir sebelum melakukan hal gila?
Janah...janah...
heeee...tanya yang membuat ku tertawa...
dah akh..aku lagi benar-benar stress sekarang...
gak tau kenapa...
Hari yang membuatku merasakan jauh sudah ku temani jurnalistik the reporter melangkah. Namun masih ada banyak mimpi yang belum bisa ku wujudkan. Sekarang ku ingin membawa jurnalistik benar ada di mata semua manusia yang ada di indonesia ini.
Mungkin mustahil tapi tidak ada pajak untuk aku bermimpi. So, boleh donk kalau aku harus bermimpi tinggi-tinggi...

Ku coba kendalikan emosiku lebih mengerti orang lain. Menerima pendapat mereka yang ada untuk ku. "singkirkan ego, utamkan pemikiran yang penuh dengan perbandingan"