Laman

Minggu, 31 Januari 2010

Aku belajar untuk jujur.
Aku manusia biasa yang hidup di dunia
Manusia yang memiliki kisah cinta
Sejahat apapun ku tolak cinta kaum adam
Namun ku tak bisa menolak jika hati ku berkata
AKU CINTA
Aku Masih kecil mungkin untuk mengerti cinta itu apa
tapi aku juga tak ingin dengan mudah "aku jatuh cinta"
aku takut karena aku belum tau cinta yang sesungguhnya.

Tapi kali ini aku tak bisa menyembunyikannya
aku ingin dia ada disini
aku merindukannya
TAPI ku tak boleh seperti ini
karena dia bukan untuk ku
dia untuk orang lain yang sungguh itu cinta nyata

aku ingin dia benar nyata hadir dalam mimpi ku di alam sadar.
Tolong aku jangan pergi dari ku.

KAMU MOTIVATOR TERBAIK KU
KAMU INSPIRATOR TERBAIK KU
KAMU GURU TERBAIK KU
Sebentar lagi bulan Februari. Ujarnya dia akan kembali. Ku tau bukan untuk ku. Namun kehadiranya selalu membuat ku berdebar, banyak kejutan yang gak bisa ku bayangkan sebelumnya, semua datang kisah yang baru begitu saja.

Tak pernah ada baiknya jika aku terus memikirkannya dan menyesali waktu yang mempertemukan dan memisahkan kami. Aku juga bingung jika harus berandai-andai ada dia disini dengan ku, tak ada larangan namun ada batasan.

Aku dipertemukanya di dalam mimpi ku di dunia nyata, lalu kisah ku hadir dengannya dalam mimpi tidur ku.


Aku merindu...
Tapi kenapa jika dia hadir dalam sadar ku, dia hadir dalam nyata ku.
Ku takut, ku lemah,dan ku tak ingin milikinya.

Tapi jika dia hadir dalam mimpi nyata ku
ku ingin dia selalu berkisah dan tersenyum pada ku.

Jika dia hadir dalam mimpi tidur ku.
Ku ingin selalu dia ada di dalam mimpi ku, menemani aku yang kesepian ini.

Begitulah sedikit kisah apa yang ada dihati ku sebenarnya.
Andai dia tau apa yang ku tuliskan ini untuknya.
Surat kecil yang tak bisa aku berikan padanya, ku tak ingin mengubah perasaan mu sekarang kepada ku.

Biarlah sekarang begini kau tak tau apa yang ku rasakan, kamu hanya tau aku ada bukan untuk memberi rasa.
Bahagia disana tanpa aku ada disamping mu.

Rabu, 27 Januari 2010

Ya Rabb...
Jika harus aku bertahan ditempat ini.
Berikanlah segala kemudahan untuk ku, jangan ada lagi pisau yang menusuk hatiku lebih dalami.
Tak ada lagi sumur yang sengaja dibuat untuk ku masuki, tak ada lagi manusia yang tercipta hanya membuat ku lemah di kehidupan ini.

Ya Rabb ...
Jika memang pilihan ku pergi adalah yang terbaik aku jalani meski harus meninggalkan semua kawan ku dan tempat yang mengambungkan ku tanpa waktu yang memiliki detik.
Berilah aku yang terbaik di tempat yang baru itu.

Ya Rabb ...
Berilah pilihan yang terbaik untuk ku, untuk masa depan ku, dan untuk semua orang yang ada disekitar ku.

Ya Rabb ...
Ku ingin menjadi lebih baik di dunia ini.
Bukan karena orang lain melainkan karena diri ku.
Ku ingin menjadi diriku sendri tanpa paksaan.
Aku ingin memilih yang terbaik.
Ku ingin bahagia layaknya remaja.

Bawalah pilihan itu dalam mimpi ku malam ini. Aku sudah lelah jika harus terus berfikir, mencari yang terbaik, membandingkannya, melihat sisi negatif dan positifnya.


~Nurjanah~

Selasa, 26 Januari 2010

Awal dari segalanya bukan apa-apa. Ku tak lebih anak 1 SMP yang masih berjiwa anak SD. Mudah dihasut, mudah menangis, dan mudah untuk tertipu, itulah aku. Ku ditanya "apa cita-citamu" saat pertama masuk sekolah di SMP. Tebak apakah yang ku jawab. Bukan, aku menjawab (diam seribu bahasa) begitulah aku.
Tak bisa banyak berbuat, hanya menjadi gadis manis dan lugu di kursi dalam kelas bagian depan.

Namun kisah lama dari diriku.
Sekarang aku bukan lagi gadis lugu yang dengan mudah tertipu. Aku berusaha tegar. mencoba untuk bergerak cepat, mencoba selalu terdepan, dan mencoba untuk menerima resiko.
(...)

Senin, 25 Januari 2010

Dalam sujudku menangis. "MENGAPA PILIHAN INI SANGAT SULIT" eluh ku pada Sang Pemilik Kekuasaan. Dalam relung hati ku berdesit macam" pilihan yang ku yakini semua baik.
Hanya saja aku ingin lebih baik. Aku harus memilih. Harus..

Janah kamu pasti bisa memilih jalan yang terbaik untuk kamu. Kamu pasti bisa.
Mimpi mu perlu keberanian, keinginan mu perlu pemikiran positif, dan semua masa depan mu perlu pilihan...
Diri mu diri mu, jangan pernah jadi orang lain, dan melukai jati dirimu. Kesalahan adalah awal kebaikan dan kebaikan adalah awal untuk kita belajar membaca dunia.

Kamu diacuhkan, kamu dipojokkan, dan sabagainya. Kamu harus tetap kuat. Mereka bukan malaikat, mereka bukan orang tua mu, dan mereka bukan siapa-siapa yang bisa mengatur hidup mu. Janah,mereka juga tak sempurna dan mereka juga belum tentu mulia. Jangan kalah dengan hal itu.

(Dalam kenyataan aku mencoba memotivaasi ku sendiri, namun disisi lain dari kenyataan itu ku merasakan ada sahabat sejati dalam diriku ini yang selalu membantu aku, indah nian sisi lain ini)

Good luck janah...

Minggu, 24 Januari 2010

aku lemah dan ku merasakan tak sanggup. Aku ingin bertahan tapi entahlah sulit rasanya. Ketua kelas saja begitu. Akh bikin aku terbebani. Kenapa seh begini aku ngerasa sanagt keberatan. Gak ada yang bisa sependapat dengan ku. Mama sudah gak mau lagi bantu aku, kakak ku juga, dan parahnya semua orang yang didekatku gak bisa bantu aku juga. Coba deh mereka yang jalani ini pasti menyerah.
Berat banget. Aku ingin mencari jalan keluar yang terbaik untuk aku. Apa harus aku minta tolong dengan...
Ya sudah aku pasrah saja. Jikalau pun aku tetap bertahan disekolah itu atau pindah sama saja hanya membedakan suasannya.
Aku harap aku bisa dapatkan yang terbaik dan aku juga bisa mengendalikan fikiranku.
(...)

Rabu, 20 Januari 2010

fahri nelpon aku. dianyanyin buat aku bener"bikin aku gak percaya.
dia nyanyi buat ku selamt ulang tahun,.
rifqi cmc padahal aku gak nyangka kalau dia bakalan cmcn aku.

makasih banget deh ama semua teman ku kalain baik banget.

Namun kenapa satu yang ku harapkan tak ada sedikit pun ia ucapkan padaku. Padahal ia yang sangat ku harapkan. meski hanya ucapan, aku akan sangat bahagia banget karena itu kado yang ku nanti.

Selasa, 19 Januari 2010

bukan ku tulis untuk sombong tapi ini kenyataan yang adil adanya.
Cowok" pada datang ke aku saat ku mau pergi dari kisah kaum adam.
tapi ada yang aneh dalam hatiku. membuat aku risih...

Aaaaaaahhhhhhhhhhhh...
Gak bisa ku gambarin lagi pakai kata' betapa bingungnya aku
yang jelas sekrang.
"AKU PUSING"

Senin, 18 Januari 2010

apa yang bisa membuat ku tenangmasih ku cari.
Ku memilih pilihan masih saja salah diakhirnya.
Mengapa harus begini. lelah kalau harus aku jalani semua ini. Aku memilih lalu apa yang ku pilih itu salah dimata orang lain dan bahkan ini menjadi beban untuk ku. Banar kata mama jangan terlalu memprosirkan segala sesuatu itu dengan hal yng kita anggap benar. Ya, janah maunyakan bisa berhasil. Akh, lelah...


Ku coba cari ketengan ajah sudah. lari dari masalah juga gak baik. so, istirahat sejenak yah... kasih waktu buat janah berfikir dan memikirkan mana yang seharusnya dan tidak seharusnya.
Aku pusing
Di jurnalistik harus menerima segala omongan yang terkdang memaksa aku untuk jatuh. menerima komentar yang pedas dan menusuk hati. Mendengarkan omongan negatif tentang diriku. Puas sudah ku rasakan.
Aku harus bagaimana.
Aku gak ngerti juga kenapa.
Apa ada yang gak suka aku jadi ketua jurnalistik. Kalau ada yang gak suka kenapa aku harus dipilih jadi ketua.
gak adil banget rasanya untuk aku. "kalau kamu yang bisa lebih baik jadi ketua kenapa gak" emosi ku yang benar" rasanya terbakar.
Akh, omongkosong semua alasan mu.
Aku ketua gak pernah diahargai. kamua sajalah yang ambil posisi ini.

Aku bukan orang serakah yang gila dengan kedudukan. aku cuma ingin belajar dan berharap dari semua itu ku bisa dapatkan hal yang baru. bukan Makian.
Ku juga manusia bukan hewan. ku juga manusia sama seperti kamu tapi tolong donk jangan prilakukan aku seolah babu mu. yang harus menuruti kamu.
aku bingung harus bagaimana.
Aku tegas
aku diam saja
AKh kamu ada hanya bikin aku stresssssssssss
Masalah ku dan kerjaan ku bukan cuma ngurusin kamu
tapi masih banyak
hufh, PUSING BANGET
Please ngomong pake perasaan, liat seandainya kamu diposisi aku bagaimana?

aku buka ingin memojokan mu, tapi ini hak ku untuk marah, memaki, atau apapun, ini wadah ku.


ku punya hati yang tidak harus kau sakiti terus menerus.
kalau memang hati ini untuk kau sakiti
sakiti saja hati mu itupun kalau kau punya hati

aku tau kejahatan bukan dibalas dengan kejahatan melainkan kebaikan.
aku minta maaf ku tak bisa simpan dihati sendiri. aku harus membuangnya..
maaf kalau aku belum bisa jadi yang terbaik untuk kalian semua
satu yang ku mohon jangantambah beban lagi untuk ku pukul sudah cukup ini saja

Sabtu, 16 Januari 2010

Susunan kata-katamu begitu indah dimata ku
tiap ucapan dari bibirku menyentuh dalam hatiku
memaksa ku terbuai dengan kenangan yang ku simpan rapi
kini kau yang membukanya kembali

Ku tak marah dengan apa yang ku buat.
ku bahagia karena ku bisa memberi hal yang lebih untuk kamu.

Kawan andai kau benar tau.
Apa yang kau tulis adalah sesuatu yang ingin ku ungkapkan
karena ku takut aku tak pernah berani ungkapnya meski dalam sebuah tulisan

Aku lemah dan bahka rentan munafik.
Tapi ku lakukan itu hanya kepada privat ku saja.
Maafin aku teman. Cuma dengan mu ku bisa akui apa yang ku rasakan dan ku eluhkan.
SELAMAT KAMU BISA MENULIS SEINDAH ITU...
aku akui itu kawan...
semoga kita bisa menjadi penulis..
Amin...
aku hari ini ke SD ku dulu, SDN 033.
aku benar-benar kangen banget. banyak kisah yang dulu ku ingat kembali. kisah indah yang selalu tersenyum tanpa beban berat.
andai ku bisa ulang waktu ini menjadi kisah yang dulu lagi bermain tanpa fikiran yang memang seharusnya tidak difikirkan.

>>>>
Tegur aku jika ku salah
tegur aku jika ku salah
tegur aku jika ku salah
aku takkan pernah benar jika tak kalian tegur
ku bahagia jika teguran itu datang untung ku
tu buktikan kalian peduli dengan ku

TErima kasih...
Maaf kan aku jika ku salah
ku manusia yang tak bisa lari dari kesalahan
kalian mentor ku..

I LOVE YOU ALL

Kamis, 14 Januari 2010

15 Januari 2010

kamu datang seolah mengisi bagian hati ku yang hampa tanpa ruang.
Suara candamu masih ku ingat dalam desitan angin. Terkadang dalam lamunku kau hadir meski tanpa undangan dariku.

Sebisa mungkin ku mencoba untuk berfikir, aku bukan lagi yang dulu kau kenal.
Disini aku yang berbeda bukan lagi gadis yang selalu ingin bermain dalam cinta dan bukan lagi gadis yang munafik datangnya cinta.

Sekarang ku hanya mencoba membuka kisah tanpa hubungan yang mengikatku. Aku simpan semua kenagan yang lalu untuk masa depan ku, aku tak ingin bermain. Aku ingin menunggu mu saja, hingga nanti kau benar datang dengan persyaratan yang ku minta.
meski ku tau cinta itu tanpa persyaratan namun persyaratan yang ku berikan dengan mu sebagai lambang pengorbanan mu dan keseriusanmu.

cinta harus di bayar dengan cinta,.
kesetiaan harus dibayar kesetiaan
ketulusan harus dibayar dengan ketulusan
keseriusan harus dibayar dengan keseriusan
dan pengorbanan ku menunggu
harus kau bayar dengan persyaratan itu.

Aku harap ini bisa mngubah fikiran mu.
kalau pacaran itu motivasi untuk mu.
sekarang ku ingin coba ubah anggapan mu itu
pengorbanan adalah motivasi untuk mu,
karena cinta itu indah untuk kamu rasakan
ku buat semua ini menjadi indah
namun ku harap ini jalan yang terbaik untuk kita saling menjaga..

Insya Allah, Allah memberikan yang terbaik untuk kita.

Aku tetap menunggu, ku janji..
14 januari 2010

cerita hari ini, biasa saja. TaK ada yang istimewanya bagiku.
kesekolah, tapi ini hari ke 4 aku gak singgah kekelas ku sendiri. seprti ketua kelasnya sendiri bilang "kelas busuk". aku gak mengerti apa yang ia maksug dengan itu.
tapi kalau aku beropini, tak ada kepedulian yang terlahir dalam sebuah keluarga yang sempurna bagiku. Meski semua satu atap, satu perjuangan, dan satu keinginan. Tetap saja masih saling dorong mendorng, itulah sifat harfiyahnya manusia.
tak ada yang bisa disalahkan kalau ketua kelas sudah berbicara seperti itu.
aku hanya bisa tertawa saja. mungkin ia bercanda tapi sangat menusuk.
berkali-kali dia ucapkan itu, tak asing lagi sudah ku dengar ucapannya itu.
Yang memang, aku kalau jadi dia mungkin sudah berserah diri saja dengan tuhah, karena benar masalah dalam ruangan itu benar-benar menjejal diruangan kelas ku. makanya aku mau masuk pun enggan, sudah tak muat lagi kalau aku harus ikut masuk juga.
lebih baik aku mengasingkan diri, entah kemana yang penting ku dapati ketenangan.
biar sendiripun tak jadi masalah untuk ku.


>>>
aku gak tau sampai kapan ku bisa memiliki sayap untuk terbang.
ku takut indahnya sayap ini menjadi alasan mereka untuk menjahati ku.
Aku benar takut, tak ada yang peduli pada ku saat ku sembunyikan sayap ini.
Tapi mengapa saat ku datang dengan sayap, mereka seolah benci, dan ada yang lain yang benar membuatku bingung sendiri bahkan mereka sangat peduli bak malaikat padaku.
Sudahlah mereka mau apa, apa yang bisa ku perbuat aku juga manusia yang memiliki sayap yang ku harapkan sejak dulu.
Butuh pengorbanan untuk ku meraihnya, aku terjatuh, lalu bangun lagi, terjatuh lagi, dan bangun lagi.
ku tetap berusaha berlatih-berlatih dan selalu mencoba, berusaha, dan ku bisa dapati itu.
INDAH BUKAN.
Butuh waktu yang sedikit saja aku menulisnya. Namun butuh waktu lama untuk aku berusaha.

>>>>

Aku ingin berkata jutaan kali aku berusaha
namun ku tak pernah hitung berpa kali
lalu aku berkata berkali-kali aku berusaha
namun tak hanya berkali-kali
tetap ku tak bisa
lalu ada orang lain berkata
berusahalah selalu kapanpun untuk dapati apa yang kamu inginkan
di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin
berusaha dengan prilaku
jangan hanya niat dalam hati dan kata-kata dalam lisan

Rabu, 13 Januari 2010

aku gak bisa berbuat apapun untuk sekarang, jarak gerak ku jauh.
aku tak bisa melompat ataupun melangkah
ku terikat dalam tali benali yang kuat tak bisa di lepaskan lagi.
Jika sakit dan aku mati nanti baru dilepaskan

Ya, Allah kali ini aku datang dengan permohonan kedapa Mu, tolonglah diriku ini, yang tak ada daya untuk melawan kenyataan yang datang kepada ku. Ya, Allah kuatkan hatiku untuk dapat tetap berdiri dengan tegar. Obati luka dalam hatiku, yang sakit dan tak kuat untuk ku tahan. Ya, Allah...Berikan ketegaran padaku, untuk dapat berdiri disini, untuk mewakili Mu memimpin disini, dan berjuang dalam dunia yang fana ini.

_______________________________________________________________________________________________________________________________________________
Biarlah ini terjadi sakit, meski tak ada terima kasih, ku hargai..

Selasa, 12 Januari 2010

APA YANG KU DaPaTi HARI INI?

he..
:)
pertanyaan ku selalu..

Hari ini aku lebih merasa wajib dan kudu mendalami tata bahasa indonesia lebih jauh.
Aku gak boleh menganggap mudah yang padahal itu belum tentu mudah.
Dan banyak juga teguran yang terkadang menyakitkan namun itu adalah tanda kepedulian mereka dengan ku. TERIMA KASIH.
Banyak motivasi dari semua orang yang ada didekat ku, untuk lebih baik lagi menggapai semua mimpi ku.
Betapa indahnya dunia ku sekarang, mereka peduli dengan ku. Hanya tinggal diriku yang harus menerima keindahan yang nyata dunia ini.

Mungkin ku yang memang salah. Mengapa aku tidak bisa lebih baik orang yang ada disekitar ku karena aku yang selalu berfikir itu menjatuhkan dan egois ku memberontak untuk mengabaikan kata-kata pembangun itu.

Setiap hari kata terima kasih yang ku ucapkan
mungkin tak berarti lebih
namun bagiku ini lebih dari segalanya
terima kasih
ibarat puisi yang hanya kata
namun dimata sang penyair berarti lebih
dan bagi yang mengerti apa puisi itu isinya
akan mengandung arti lebih dari imbalan
>>>

for lili

SELAMAT ULANG TAHUN KE-15 KAWAN

jadilah dirimu sendiri
kepribadian yang tak dipandang dan dianggap lemah
jangan biarkan kamu terinjak
kawan kamu hebat, aku akui itu
tinggal bagaimana kamu jalani dan berusaha
ku yakin kawan, apapun cita-cita mu kamu bisa wujudkan
bahkan apa yang kamu mau akan terwujud sekarang juga
berjuang kawan ku yakin kamu bisa
berharap, berusaha, dan berdoa
Sukses untuk sahabat ku
_LiLi_

Salam,

~Nurjanah~

>>>
kado untuk kawan ku mungkin gak sebanding dengan apa yang selalu ia berikan pada ku, namun hanya kejutan yang kecil itu yang bisa ku berikan padamu kawan...
>>>

Ada satu ucapan yang membuat ku seolah selama ini selalu salah
tutur mu membuat pedih dalam hati
tutur mu membuat ku berfikir semua yang pernah ku lakukan tak ada artinya
tutur mu membuat ku bertanya sekejam itukah selama ini aku
terima kasih kawan kamu memang terlalu baik
sekali lagi terima kasih banyak.

kamu tetap teman bagi ku.

________________________________________________________________________________________________
Banyak cerita untuk hari ini, tetap selalu menyenangkan jika kawan ku selalu ada untuk ku.
Apa yang membuat ku lemah, kalau bukan dia.
Apa yang bisa membuat ku berfikir aku lemah karena dia, aku juga tidak tau.
Tapi hati ku tak bisa membantah bahkan berbicara.
Aku sulit untuk menggambarkan dia, aku juga sulit untuk mengibaratkan dia bagaimana.
Namun kalau yang ada di otak ku sekarang, dia benar-benar baik, karena dia menegur ku saat ku salah, tapi aku lemah jika di beri komentar tajam, apa lagi kalau harus dengan dia.
Dia dimata ku terlalu indah, hingga saat keindahan itu datang, lalu ku diberi apa yang seharusnya ku dapati, ternyata keindahan itulah yang datang memberi...
sakit bukan main terkadang.

PENGAKUAN

ada yang lain dalam sini
ada yang beda dalam sini
ada yang ganjal dalam sini
bukan ini tapi disini "hati ku"
bukan jantungku.
terlalu kagum kah aku, hingga begini.
kalau aku di paksa harus berkata ini cinta
aku tak sanggup tuk ucapkan
tak sanggup untuk ku rasakan
tak sanggup ku jalani
karena semua itu tidak seharusnya ada

jika hidup hanya sekali, ku coba tuk mencintai sekali
jika kesempatan datang berkali-kali ku yakin aku mencintai hanya sekali

tak ada kemunafikan ku harap dalam hati ku
karena semua hanya ada karena pendirian
dan keputusan

jika meskipun semua ada dalam dunia ini
cinta itu yang kedua
ku coba tuk lupakan untuk sekarang
dunia ini luas
tak ada yang tak mungkin
ku hanya ingin menjadi wanita yang kuat pada pendirian ku. yakin pada pilihan ku, dan percaya pada diriku.

SEMANGAT JANAH KAMU PASTI BISA DAN MEMANG HARUS BISA.
TAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN
Hari ini ku baru rasakan kekalah dalam sebuah lomba yang memang awalnya ku pesimis. Namun ku sadari juga aku harus percaya dengan diri ku.

APA YANG KU DAPAT UNTUK HARI INI?
dia hebat bisa memotivasi kami, meski terkadang ulah gilanya membuat aku kesal selalu.
makasih yah ANZ..
pendirian kamu gak bisa digoyangkan, hanya satu yang bisa goyangkan pendirianmu itu, yakni keyakinanan mu..
Aku masih penasaran dengan kamu, banyak yang harus ku cari tau tentang kamu, kamu aneh, dan cara kamu menyelesaikan semuanya gila...
>>>

Ketua kelas, sang pemimpin di kelas, yang menghandel teman-teman di kelas, bertanggung jawab atas kelas, dan orang yang memikul beban yang amat berat.
oke semua dijalankan tanpa masalah yang banyak, pasti tanggung jawabnya dan bebannya tak begitu berat.
Tapi ini, tidak seprti itu, ia memimpin bagai memimpin semua pemimpin di dunia ini.
mengerti maksut ku. Begini, maksut ku dia adalh orang yang hebat, tidak cuek dengan kenyataan yang harus dia hadapi, meski pun itu terkadang karena kami dan bahkan itu kenyataan kami dan ia selalu coba untuk persatukan kami. yang sama-sama merasa pemimpin, selalu berfikir untuk perubahan tanpa tindakan,itulah kami.
namun dia bisa bertindak, itu bedanya kami.
Gak ada kata sesal aku untuk meilih dia sebagai ketua kelas. KAMU HEBAT TANPA PUJIAN dari kami. kami yang selalu berfikir dengan opini kami masing-masing. tanpa somobong ku berkata aku terkadang memikirkan opini dan fakta itu tentang dirinya...

for teman-teman ku di kelas.
Andai kalian sadari
sakitnya lebih sakit dari kita
mimpinya lebih tinggi dari kita
hidupnya lebih berat dari pada kita
dan kepeduliannya lebih peduli dengan kita
Kawan apa yang sekarang kita bisa fikirkan tentang dia.
berubahkah pemikiran kalian, kawan.

Ku tau semuanya saat itu, saat ku lihat catatan kecil itu, yang penuh dengan motivasinya sendiri, dia menyemangati dirinya sendiri, dia menyimpan perihnya senidri. Andai kalian lihat apa yang ku lihat hati kalain akan tergerak untuk lebih ingin mengenalnya...

KAWAN SEMANGAT, KU TIDAK BUTA UNTUK MENGENAL MU.
>>>
itu kisah ku hari ini tentang kawan ku juga.
he hari-hari yang seru...

lain lagi dengan kisah ini, begini:

Aku berdiri dengan pilihan ku sendiri, makin hari ku lewati juga makin berat, samapi akhirnya hari ini.
aku berfikir untuk memilih lagi, tapi apa, aku benar bimbang.
Kalau aku harus pindah sekolah berat banget, aku punya tanggung jawab, aku masih punya beban yang berat dan harus ku pikul bersama kawan ku di jurnalistik.
aku gak boleh tinggalin itu.
namun aku juga harus pergi jika ada keterangan itu, mengharuskan aku pergi..
sudahlah benar-benar pilihan yang harus ku putuskan.
Yang jelas, aku ingin ang terbaik.
LIHAT SAJA NANTI, SEMOGA SEMUA BISA JELAS, DAN BERAKHIR INDAH.

Minggu, 10 Januari 2010

Ku tutup mata ku, agar ku tak dapat lihat keindahan cinta.
Ku tutup telinga ku untuk tidak mendengar pujian dan rayuan dari para pujangga.
ku tutup mulut ku untuk tidak mengatakan cinta.
ku tutup hati ku untuk tidak menerima cinta.
ku hanya mengunci satu perasaan dalam hati ku, satu bayangan dalam mata ku, satu suara dalam telinga ku, dan satu kalimat yang ada dalam ucapan ku.
aku menunggu...

ku bukan manusia munafik yang hidup di dunia ini tanpa cinta. aku hidup di dunia ini pun karena cinta.
Cinta Allah pada ku, agar ku bisa rasakan indahnya dunia, tak hanya mengurungku di surga saja.
Cinta kedua orag tua ku yang membesarkan ku hingga sekarang.
kakak, ade ku..semuanya memberi kisah lain dalam hidup ku.
Teman-teman ku,guru-guru ku...semuanya..
Cinta mereka mengalahkan segalanya yang ada di dunia ini.
Terkadang ku buta dengan cinta, karena ku tak ingin ada cinta yang mengikat ku lebih dari semua ini.

Makasih...
maaf aku yang egois
maaf aku yang salah
maaf aku yang terlalu memaksa
maaf aku yang tak peduli
maaf semua ini berubah
maaf jika tak sesuai keinginan kalian

Bagaimana ku bisa mengerti
jika ku duduk di samping kalian
apa respon kalian
DIAM
bagaimana ku bisa menuruti mau kalian
jika ku bertanya
apa respon kalian
DIAM

Jika ku datang dengan keputusan
apa respon kalian
TIDAK PERNAH SEPENDAPAT
Jika ku datang dalam sebuah angan dan ku yakin kalian bisa
apa respon kalian
MENENTANG DAN TIDAK PERNAH SEPENDAPAT

Aku bukan orang yang begitu saja menyerah
Aku bukan orang yang selalu menutup telinga
Aku bukan orang yang tidak punya hati
Aku bukan orang yang tidak peduli

AKU HANYA ORANG YANG MENCOBA MENGINGATKAN
TUJUAN KITA
KEINGINAN KITA
HARAPAN KITA


BUKAN CITA-CITA KU
kalau aku hanya bergerak karena cita-cita ku,
lebih baik aku berjalan sendiri tanpa kalian
Dan lebih baik ku melangkah sendiri,
tanpa harus memikul beban seberat ini.

Sudahlah cukup ini tidak ada lagi, aku harap.
Mau kalian apa, kita diam bersama tanpa gerak.
Marilah kita bersama berdiam, kita biarkan saja tanggung jawab ini hanya kita jalankan bersama dalam dunia mimpi kita masing-masing.
INDAH BUKAN
sepagi hari yang datang dengan kicau indah suara burung. Menyambut hari baru dalam rintihan kesepian namun penuh semangat mencapai keinginan. Hanya berbekal semangat, ku berjalan diatas terjalnya jalan menuju singgasana mimpi.

Terkadang ku harus merasakan luka yang amat perih, terkadang juga aku harus terjatuh dan harus berdiri lagi. Banyak yang ku dapat dari perjalanan hidup menuju apa yang ku inginkan.

Hal yang tidak pernah ku fikirkan sekalipun kini aku merasakanya.
Bagi ku ini benar-benar menakjubkan.

Bukan memuji diri sendiri nmun fakta yang kulihat.
saat ku bercermin melihat diri ku. aku berkata "ini kah aku" sunggu ucapan yang terkagum dan tak pernah bisa untuk dipercaya.

Sedikit kembali ke masa lalu, aku hanya anak kecil yang cengeng, tak memiliki bakat apapun, bahkan keinginan ku pun sangat kecil pula. Aku adalah cemohan anak-anak yang berbakat dan cemohan bagi anak-anak yang ada di atas pujian semua orang.

Sedikit mengingat masa lalu ku.
Terima Kasih untuk semua yang ada untuk ku membari apa yang ku butuhkan.

Ya, Allah tegarkan lah hatiku, agar bisa terus berjalan di atas dunia yang indah ini, namun penuh cobaan.
Berilah jalan yang terang untuk ku mnecapai semua mimpi yang telah ku gantungkan di setiap sujud.

Sabtu, 09 Januari 2010

090110

aAa yang bisa ku banggakan dari diri ku ini. Aku bukan siapa-siapa yang berarti untuk semua orang disekitar ku.

Hanya gadis biasa yang memiliki 100 keinginan dihalaman kamarnya, satu persatu coba untuk ia selalu wujudkan. Terkadang fikirnya tak pernah sanggup untuk menerima 100 keinginan itu, karena tak logis kalau bisa terwujud. namun hatiku yang selalu optimis bukan fikiran ku. Biarlah kedua itu tak sependapat, jiwa ku yang menjadi penengahnya agar semuanya menjadi sependapat.

APA YANG ADA DIDUNIA INI NYATA, APA YANG KU INGIN KAN PASTI SELALU ADA JALAN DAN CARA UNTUK MERAIHNYA.

keyakinan satu dalam hatiku. Cukup indah memang kata-kata itu. namun tak mudah terkadang ku bisa gunakan kata itu. Namun jika ku yakin dengan apa yang ku ucapkan dan aku usahakan ku bisa raihnya meski banyak rintangan yang menghadang, konflik dalam fikiran ku, dan juga hati ku.


Semua yang terkadang membahagiakan akhirnya menjatuhkan ku juga. Itu yang membuat ku berfikir kalau itu sulit. Tak ingin ku di anggap lemah dan tak mampu. ku harus berjuang tak boleh kalah dalam hal yang menurutku masih bisa ku jalani. untuk meraih apa yang ku inginkan ku harus berjuang bukan...

Itu lah alasan ku mengapa saat ku terjatuh mencoba untuk bangun lagi,.dan terjatuh dan bangun lagi...tak ada kata putus asa dalam keinginan ku...

dan sekarang ku coba untuk dapatkanya...

>>>>>
36. beli printer pakai uang sendiri.
hari ini aku coba wujudkan keinginan ku itu, karena ku mau ada alat penujang untuk aku menulis, memang seh harganya gak selangit, hanya saja aku pengen dengan uang hasil jeripayah ku sendiri, tanpa berharap dengan mama dan bapak ku memohon untuk dibelikan printer. Alhamdulillah, hari ini aku pecahin celenganku untuk membeli printer, awalnya uang celngan itu untuk ku membeli keinginan ku ke-5.beli kamera D60 atau sejenisnya.
namun ku pikir aku belum begitu memerlukannya, gampanglah ku bisa mulai dari awal lagi, dengan usaha kumpulin uang lagi...
BErjuang janah...

Jumat, 08 Januari 2010

090110

canda dan tawa kini menghiasi hari ku lagi. Aku mencoba tegar meski harus tersakiti selalu. Teman-teman ku saja mereka acuh untuk apa aku yang gila dengan dunia ini. Dunia ini memang banayk misteri yang terkdang membuat ku takut, ku menangis, ku bahagia, dan bahkan membuat ku terhentak ke tanah.
TKS KAWAN HARI INI MEBUAT KU TERTAWA.

>>>>

Lain lagi hal dirinya, ku tak menyangka semua ini bisa ia lakukan, meski aku tidak percaya kalau dia begini. Memang tak seberapa namun kenapa?
Kawan aku bukan manusia kikir, aku bukan manusia yang acuh, dan aku bukan manusia yang menutup telinga ku jika temanku meninta bantuan.
Banyak cari lain untuk kamu mencari. ini jalan yang ku benci...
Sekarang aku harus apa, dia menyaksikan dunia teman ku berputar tanpa rotasi.
kawan ku hanya diam untuk sekarang. agar kamu menyadarinya sendiri.
ku yakin kamu pasti sadar, mungkin bukan sekrng tapi nanti.
dan satu hal yang harus kamu ketahui kawan.
dulu dimata ku kamu seperti malaikat, gerakmu yang lembut, tutur halus, berbudi perkerti luhur, dan sempurna. namun dengan satu tindak tercela semua itu mengahpus pandangan ku tentang dirimu.
kawan ini pelajaran untuk mu,agar mengerti putaran bumi ini, kemanapun putaranya harus berpatokan dengan satu tujuan "MATAHARI".

Semoga ini terakhr yang kamu lakukan...

Kamis, 07 Januari 2010

080101

Ku memimpin seolah ku berselancr. Menghadapi semua ombak yang besar datang bersamaan menghantam papan selncar. Aku harus berusaha tuk bisa menaklukan ombak dibawah papan selancar ku dan berdiri dengan keseimbangan. Aku bahagia jika ku bisa selalu berdiri. namun terkdang ku juga jatuh namun selalu semngt ku datang menolong ku.

ku tau sifat ku salah, namun ini yang harus mereka mengerti aku berusah mencari titik dimana semua kawanku bisa bersemangt dan bisa berjunag bersama melawan semua ombak yang datang,dan ku yakin semua bisa jika dengan satu visi dan misi. Jika ku tejatuh dan ku berharap mereka semua bisa berdiri selalu.

apa yang ku harapka hanya berharap kalian semua berani, tak ada takut untuk encoba. semua ini fakta yang ku ambil dalam hati ku.

dan teman satu yang ku ingin sampaikan. jangan pernah berani untuk melihat tangis ku. biarlah air mata ada di pipi. selalu tutup mata itu.

kawan ku juga sama seprti kalian, jadi kenapa kalian gak bisa.

Selasa, 05 Januari 2010

DIBALIK SENYUM ITU (page 1)

Tersenyum dalam keluh dan kesah. Tertawa dalam tangis dan rintihan kesepian. Semua itu ada setelah bagian hidup ku pergi.

Saat itu ku melaju dan Papa disamping ku dijalan yang lurus tanpa hambatan sedikit pun. Jalan seolah lebar membentang, lurus, dan sepi. Hari yang membuat ku sangat bahagia karena Papa kan menghantarkan ke depan gerbang mimpi ku. Cita-cita ku, sebentar lagi semua kan menjadi nyata.
Pagi yang sangat cerah.
Papa yang selalu tersenyum saat melihat wajah ku. Aku pun tidak mengartikan lebih, selain senyum bahagia seorang Papa kepada seorang anak nya. Saat itu, ku baru berumur 8 tahun. Wajarlah, kalau aku selalu dimanja.
Kalau harus mengingat senyum Papa sangat menenangkan, menurut ku.
Sampai disebuah kantor. Tempat para penulis menerbitkan semua karya nya dari berimajinasi dan itu membanggakan Indonesia. Sampai di kantor itu, ku langsung melompat turun dari mobil. Begitu senangnya Aku, Papa ku pun lekas mengejar ku. Tak disangka, ku bertemu dengan seorang lelaki yang tak pernah ku kenal sebelumnya. Namun saat ku dengar nama nya sudahlah tak asing lagi dipendengaran ku. Papa ku pun memberi tahu siapa dia. Aku pun tak ingin terkejut dengan apa yang Papa ku jelaskan. Hanya terkagum dan yang lebih penting dia membantu ku masuk dalam mimpi ku.
“Mana persyaratannya,” ujar suara parau yang sedari tadi ku panggil Om penulis.
Duduk dengan bijaksannya di kursi kerja nya. Papa menoleh pada ku yang sedang duduk di sofa kantor Om itu, lalu tersenyum pada ku. Ku pun hanya bisa menggelengkan kepala memberi isyarat ,aku juga tidak tahu. Karena memang semua serba mendadak. Papa ku pun mengejutkan, mengajak ke tempat ini. "Sanggar Menulis"
Ruangan ini tidak nyaman. Sedikit memiliki aura tidak enak, sumpek, hanya dingin tak alami ku rasakan karena jendela kantor nya tidak terbuka, dan ruangan sedikit gelap seolah penjara. Cahaya hanya sedikit dari luar. Ruangan hanya diterangi oleh lampu yang indah diatas sana. Namun ku sangat betah disini karena banyak rak buku yang berderet rapi diruangan yang luas ini. Semua buku tentang penulisan. Hingga membuat ku semangat untuk membacanya dan ingin lebih lama disini. Seolah ruangan ini memang dirancang untuk tempat kerja dan tempat bersantai. Di bagian ujung ruangan terdapat rak yang penuh dengan buku, dan di samping nya meja kerja Om penulis, yang sekarang tempat Om penulis duduk, dan asyk bercekrama dengan Papa. Gak tau apa yang mereka ceritakan ku hanya menikmati ruangan Om penulis ini. lalu di dekat pintu, terdapat sofa yang nyaman tersusun rapi disini.Ada satu yang menambah ku tertarik, yakni ada satu kursi untuk berbaring. "Mungkin itu tempat Om penulis beristiraht,” tembak dalam hatiku. Yah semua serba mendukunglah kalau untuk ukuran penulis. Suasana untuk menulis yang sangat mendukung juga.
“Om, Za boleh baca-baca buku di sana gak,” tanya ku sungkan.
“Ga apa Za baca ajah,” sahut Om penulis itu ramah. Seakan dia sudah mengenal ku lama.
"Hufh, sebernanya om itu ganteng banget, masih muda, hanya saja rambut, dan wajah nya terlihat amburadul." ocehku dalam hati. Wajah nya jelas terlihat dia jarang tidur. Kantung matanya terlihat jelas mungkin tuntutan hati dan profesi.

“Sayang Papa ke rumah dulu ya, kamu tunggu disini. Papa mau ngambil map yang tertinggal dirumah," ujar Papa yang mengejut kan ku saat membaca sebuah karangan fiksi tulisan Om penulis itu. “Za mau ikut Papa aja yah," sahut ku lirih, “tidak sayang kamu disini saja diluar hujan, Papa tidak bawa payung nanti kamu sakit kalau kena air hujan, lagi pula ayah Cuma sebentar untuk ambil Map aja, penting banget sayang”, coba Papa membujuk ku agar tak ikut pulang dan tetap di kantor itu dengan buku-buku yang sangat menarik dan bagus itu.
"Baiklah Papa, tapi jangan lama ya,” ku turuti mau nya Papa.
”Iya permaisuri,”ejek ayah memeluk ku.
Pikir ku pun entah kemana. Tidak ke papa, tidak jua kebuku yang ku baca. Namun tak ku hirau kan lagi Papa. ku hanya duduk rapi di antara buku-buku di ruangan Om penulis itu.
Terlihat dari kursi kantor Om itu ia sedang menghadapi kesebuah laptop dan pandangan matanya hanya ke layar laptop tersebut. keseriusan Om itu sangat terpancar jelas. Tidak membuat ku seram karena aku duduk di ruangan tamu. Segelas minuman dingin dan snack menemani ku.

Kian lama Papa tak kunjung jua datang, membuat ku khawatir. Jarum jam sudah menunjuk jam 04.00 sore WITA, hati ku bertanya. tidak mungkin hanya ke rumah untuk mengambil map saja selama 6 jam. Hati ku mulai lirih, ku bertanya-tanya dalam hati cemas. Ku tak bisa berbuat apa pun. Ku lihat keluar jendela ruangan Om itu, yang hordenya bisa di buka kapan saja. Hujan semakin deras dan petir pun dengan gagah nya menunjukkan kegagahan diatas sana.
"Om kok Papa belum kembali sih,” tanya ku takut pada om itu dan sedikit air mata di pipi ku. "Adik tunggu aja mungkin Papa ada kerjaan yang lain maka dari itu belum sampai," ujar Om itu ramah. Tidak mungkin Papa ada kerjaan hari ini kan hari rabu Papa sedang off, pikir ku dalam hati.
Air mata ini semakin membasahi pipi ku dan Om itu menghampiri ku. Meninggalkan laptop nya tanpa dimatikan. Om itu juga duduk di kursi tamu, ia coba membujuk ku untuk jangan menangis. Bagaimana tidak menangis Papa ku belum datang juga selama ini. "Sudahlah gadis manis jangan menangis," bujuk Om penulis itu dengan ramahnya. seolah sangat peduli, padahal dari ku datang ia hanya duduk di meja kantornya itu. Ia langsung beranjak duduk dan pergi ke meja kantor nya mengambil sebuah hp yang ku tau sedari tadi berdering, lalu ku lihat Om itu berbicara namun suaranya tak terdengar seolah ada yang disembunyikan dari ku. Hujan diluar sudah mulai reda jam sekarang menunjuk jam 06.00 soreWITA. Papa juga belum menjemput ku, ku pun tak berhenti menangis. Lalu om itu mengajak ku pergi dan membawa ku dengan mobil hitam yang sangat nyaman. Inova, melaju di jalan yang basah karena hujan seharian dan awan pun masih gelap. Sepanjang perjalanan aku menangis dan Om penulis itu sangat baik kepada ku namun ku tetap terfokus memikirkan Papa. Kenapa aku ditinggalkan janjinya akan kembali lagi...Namun, nyata nya tidak ada dan ku pun tak tahu Om itu ingin mengajak ku kemana. Ku ikut saja karena ku tak tahu apapun nama jalan rumah ku pun aku tak tahu. Apa lagi jalan di kota tempat ku tinggal ini.
Mobil yang ku tumpang berhenti didepan sebuah rumah yang sepertinya ku kenal. Ku tak bisa melihat jelas karena mata ku sedikit pedih dan enggan melihat cahaya karena menangis terus. Mata ku merah dan sedikit bengkak. Om itu pun membuka pintu mobil.
"Ayo gadis manis, kamu sudah sampai di rumah mu,” ujar Om Penulis itu ku turun dan ku bingung kenapa banyak orang dirumah ku. Terlihat Mama sedang berdiri didepan ku. ku berlari memeluk Mama. Ku menangis semakin keras dan ku pun belum bertanya kenapa di rumah ramai sekali.Sekarang ku cukup tenang karena sudah sampai dirumah. Mama juga terlihat habis menangis, matanya bengkak dan wajah nya pun terlihat sangat sedih. Aku pun hanya bisa mendesak tangis. Mama membawa ku masuk ke rumah, menambah tangis ku melihat seseorang yang terbaring tertutup kain dan dibacakan doa dengan banyak orang. Mama memeluk ku dan membawa ku kekamar. "Sabar sayang, Papa sayang sekali sama Za,” sepanjang perjalanan menuju kekamar Mama memeluk ku.
Mama memilih kan baju untuk ku pakai, baju warna putih dan pita di pinggul nya. Pemberian Papa saat ku ulang tahun ke-7, lusa kemarin.
Menambah tangis ku yang tak bisa keluarkan air mata lagi seolah sudah habis karena menangis terus. Mama menghapus air mata dipipi ku. "Jangan menangis lagi yah sayang, Za sayang kan ama Papa, jadi hapus air mata Za suapaya Papa gak sedih juga," bujuk mama agar ku bisa tegar, sedangkan Mama sendiri menahan tangis nya dan wajah nya pun sangat sedih. Ku tahu Mama berusaha tegar didepan ku, mencoba tersenyum kepada ku, agar ku tak menangis lagi.Nnamun kehilangan yang amat pedih Mama rasakan ku rasakan jua.
Aku menyalahkan diri ku sendiri karena aku, karena aku dan karena aku.
Papa seperti ini...
Aku yang salah...
duka ku dalam batin,.
Setelah pemakaman Papa (...)